Kelas Training Pertambangan

TRAINING STRESS TESTING ON BANKING EXPOSURE

TRAINING STRESS TESTING ON BANKING EXPOSURE

TRAINING STRESS TESTING ON BANKING EXPOSURE

Dengan Hormat

Stress testing on banking exposure adalah metode analisis risiko yang digunakan oleh bank untuk menilai ketahanan portofolio kredit dan eksposur keuangan mereka terhadap kondisi ekonomi yang ekstrem namun mungkin terjadi. Dalam proses ini, bank mensimulasikan berbagai skenario buruk seperti resesi ekonomi, kenaikan suku bunga tajam, penurunan nilai aset, atau krisis likuiditas untuk melihat dampaknya terhadap kualitas aset dan permodalan bank. Tujuannya adalah mengidentifikasi potensi kerugian yang dapat mengancam stabilitas keuangan serta memastikan bahwa bank memiliki cadangan modal yang cukup untuk menyerap kerugian tersebut.

Stress testing juga membantu manajemen dalam mengambil keputusan strategis terkait pengelolaan risiko, alokasi kredit, dan kebijakan mitigasi. Selain itu, regulator sering mewajibkan bank untuk melakukan stress testing secara berkala guna menjaga stabilitas sistem keuangan secara keseluruhan. Dengan demikian, stress testing menjadi alat penting dalam menjaga ketahanan bank terhadap guncangan ekonomi dan memastikan keberlanjutan operasional dalam berbagai kondisi pasar yang tidak pasti.

Tujuan

  1. Menilai ketahanan bank terhadap kondisi ekonomi ekstrem seperti resesi atau krisis keuangan.
  2. Mengukur potensi kerugian dari portofolio kredit dan eksposur investasi.
  3. Mengidentifikasi risiko utama yang dapat mempengaruhi stabilitas permodalan bank.
  4. Mengevaluasi kecukupan modal (capital adequacy) dalam menghadapi skenario buruk.
  5. Mendukung pengambilan keputusan manajemen risiko yang lebih tepat dan terukur.
  6. Memenuhi persyaratan regulasi dari otoritas perbankan.
  7. Menguji efektivitas strategi mitigasi risiko yang telah diterapkan bank.
  8. Meningkatkan kesiapan bank dalam menghadapi volatilitas pasar dan krisis keuangan.

Materi

  1. Konsep dasar stress testing dalam industri perbankan.
  2. Jenis-jenis stress testing (sensitivity analysis, scenario analysis, reverse stress testing).
  3. Identifikasi banking exposure (kredit, pasar, likuiditas, operasional).
  4. Penyusunan skenario makroekonomi ekstrem.
  5. Metode pengukuran risiko dan potensi kerugian.
  6. Analisis dampak terhadap capital adequacy ratio (CAR).
  7. Peran regulasi (seperti Basel framework) dalam stress testing.
  8. Pelaporan hasil dan tindak lanjut manajemen risiko.

NARASUMBER BIMTEK TRAINING

Narasumber Kami Berpengalaman Sescara Teori Dan Praktek  Selama 35+ Tahun Tersertifikasi Nasional Dan Internasional Dan Tersebar Di Seluruh Indonesia

LOKASI PELAKSANAAN 77 KOTA DI INDONESIA

  1. Yogyakarta ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  2. Jakarta ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  3. Bandung ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  4. Bali ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  5. Surabaya ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  6. Malang ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  7. Samarinda ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  8. Balikpapan
  9. Makassar
  10. Batam
  11. Semarang
  12. Manado
  13. Jayapura
  14. Sorong
  15. Medan
  16. Dst

 Catatan : Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan Dan Kota Pelaksanaan

Benefit Apa Saja yang Didapatkan Peserta

  • FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)
  • FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan (By Request)
  • Module / Handout
  • FREE Flashdisk
  • Sertifikat
  • FREE Bag or backpack (Tas Training) Dan Jaket
  • Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  • 2x Coffee Break & 1 Lunch, Dinner
  • FREE Souvenir Exclusive

INFORMASI PENDAFTARAN DAPAT MENGHUBUNGI ADMIN KAMI

  • Andi Muslimin : 0813 3009 9229 

 

author-avatar

Tentang SAINSTARA

SAINSTARA adalah sebuah perusahaan swasta yang bersifat independen dan profesional yang bergerak di bidang jasa konsultasi, pendidikan, dan pelatihan. Memberikan peningkatan standar baru persaingan SDM. Dalam kondisi ini, setiap perusahaan menginginkan untuk bisa bertahan dan berkembang serta harus bisa meningkatkan daya saing.