Kelas Bimtek, Kelas Bimtek Pemetaan GIS

Jadwal Bimtek GIS untuk Perencanaan dan Monitoring Proyek PUPR Tahun 2025 – 2026

Jadwal Bimtek GIS untuk Perencanaan dan Monitoring Proyek PUPR Tahun 2025 - 2026

Jadwal Bimtek GIS untuk Perencanaan dan Monitoring Proyek PUPR Tahun 2025 – 2026

Dengan Hormat

Pelatihan “GIS untuk Perencanaan dan Monitoring Proyek PUPR” dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan dalam memanfaatkan teknologi Sistem Informasi Geografis (GIS) dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pemantauan proyek infrastruktur bidang Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Peserta akan mempelajari cara mengelola data spasial untuk mendukung perencanaan teknis, penentuan lokasi, pelacakan progres proyek, hingga evaluasi berbasis peta tematik dan analisis spasial. Materi pelatihan mencakup pemetaan infrastruktur seperti jalan, jembatan, perumahan, dan irigasi, serta teknik monitoring progres proyek secara spasial menggunakan QGIS atau ArcGIS. Dengan pendekatan berbasis praktik dan studi kasus, pelatihan ini sangat relevan bagi aparatur pemerintah, konsultan, maupun pihak swasta yang terlibat dalam proyek-proyek PUPR agar dapat meningkatkan efisiensi, akurasi, dan transparansi dalam setiap tahapan proyek.

Tujuan Bimtek GIS untuk Perencanaan dan Monitoring Proyek PUPR Tahun 2025 – 2026:

  1. Meningkatkan pemahaman peserta tentang pemanfaatan GIS dalam perencanaan dan monitoring proyek infrastruktur PUPR.

  2. Membekali peserta dengan keterampilan teknis pengelolaan dan analisis data spasial untuk mendukung proyek PUPR.

  3. Mendorong penggunaan GIS sebagai alat bantu dalam pelacakan progres, dokumentasi, dan evaluasi proyek secara visual dan spasial.

  4. Memfasilitasi integrasi data spasial ke dalam proses pengambilan keputusan dalam perencanaan dan pelaksanaan proyek infrastruktur.

Materi Bimtek GIS untuk Perencanaan dan Monitoring Proyek PUPR Tahun 2025 – 2026:

  • Pengantar GIS dan peranannya dalam proyek PUPR

  • Struktur data spasial dan format yang digunakan dalam pemetaan infrastruktur

  • Teknik pengumpulan dan pengolahan data spasial proyek

  • Pemetaan elemen infrastruktur (jalan, jembatan, perumahan, irigasi) menggunakan GIS

  • Pembuatan dan analisis peta tematik proyek

  • Teknik monitoring dan evaluasi progres proyek secara spasial

  • Integrasi data spasial dengan data non-spasial (jadwal, anggaran, output)

  • Praktik penggunaan QGIS/ArcGIS untuk pemetaan dan pelacakan proyek

  • Visualisasi hasil monitoring dalam bentuk dashboard spasial (opsional)

  • Studi kasus dan diskusi implementasi GIS dalam proyek PUPR di lapangan

NARASUMBER BIMTEK TRAINING

Narasumber Kami Berpengalaman Sescara Teori Dan Praktek  Selama 35+ Tahun Tersertifikasi Nasional Dan Internasional Dan Tersebar Di Seluruh Indonesia

LOKASI PELAKSANAAN 77 KOTA DI INDONESIA

  1. Yogyakarta ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  2. Jakarta ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  3. Bandung ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  4. Bali ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  5. Surabaya ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  6. Malang ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  7. Samarinda ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  8. Balikpapan
  9. Makassar
  10. Batam
  11. Semarang
  12. Manado
  13. Jayapura
  14. Sorong
  15. Medan
  16. Dst

 Catatan : Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan Dan Kota Pelaksanaan

Benefit Apa Saja yang Didapatkan Peserta

  • FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)
  • FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan (By Request)
  • Module / Handout
  • FREE Flashdisk
  • Sertifikat
  • FREE Bag or backpack (Tas Training) Dan Jaket
  • Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  • 2x Coffee Break & 1 Lunch, Dinner
  • FREE Souvenir Exclusive

INFORMASI PENDAFTARAN DAPAT MENGHUBUNGI ADMIN KAMI

Andi Muslimin : 0813 3009 9229 

author-avatar

Tentang SAINSTARA

SAINSTARA adalah sebuah perusahaan swasta yang bersifat independen dan profesional yang bergerak di bidang jasa konsultasi, pendidikan, dan pelatihan. Memberikan peningkatan standar baru persaingan SDM. Dalam kondisi ini, setiap perusahaan menginginkan untuk bisa bertahan dan berkembang serta harus bisa meningkatkan daya saing.