Materi
Info Bimtek Pemetaan Daerah Risiko Tinggi Penyakit Berbasis Geospasial Tahun 2025 – 2026
Info Bimtek Pemetaan Daerah Risiko Tinggi Penyakit Berbasis Geospasial Tahun 2025 – 2026
Dengan Hormat
Pemetaan daerah risiko tinggi penyakit berbasis geospasial merupakan metode penting dalam mendukung sistem kewaspadaan dini dan perencanaan kesehatan masyarakat. Dengan memanfaatkan teknologi Sistem Informasi Geografis (GIS), data mengenai faktor lingkungan, demografi, kepadatan penduduk, pola mobilitas, serta riwayat kasus penyakit dapat dianalisis secara spasial untuk mengidentifikasi wilayah dengan tingkat kerentanan tinggi. Peta geospasial ini membantu pemerintah, lembaga kesehatan, dan peneliti dalam memahami pola persebaran risiko penyakit, menentukan prioritas wilayah intervensi, serta merancang strategi pencegahan yang lebih efektif. Melalui visualisasi spasial, pengambilan keputusan menjadi lebih akurat dan berbasis data, terutama dalam penanganan penyakit menular maupun tidak menular.
Selain itu, pemetaan berbasis geospasial juga dapat diintegrasikan dengan sistem monitoring kesehatan untuk mendukung respon cepat terhadap kejadian luar biasa. Dengan demikian, teknologi ini berperan penting dalam meningkatkan ketahanan sistem kesehatan, pemerataan layanan, serta perlindungan masyarakat terhadap risiko penyakit.
Tujuan Bimtek Pemetaan Daerah Risiko Tinggi Penyakit Berbasis Geospasial Tahun 2025 – 2026:
-
Memberikan pemahaman tentang pemanfaatan teknologi geospasial dalam identifikasi daerah risiko penyakit.
-
Membekali peserta keterampilan menganalisis faktor risiko kesehatan secara spasial.
-
Mendukung perencanaan intervensi kesehatan yang tepat sasaran berbasis data geospasial.
-
Meningkatkan efektivitas sistem kewaspadaan dini dan respon cepat terhadap kejadian luar biasa.
Materi Bimtek Pemetaan Daerah Risiko Tinggi Penyakit Berbasis Geospasial Tahun 2025 – 2026:
-
Konsep dasar GIS dan pemetaan risiko penyakit.
-
Teknik pengumpulan dan integrasi data spasial terkait kesehatan.
-
Analisis spasial faktor lingkungan, demografi, dan mobilitas penduduk.
-
Identifikasi dan pemetaan daerah risiko tinggi penyakit menular dan tidak menular.
-
Integrasi geospasial dengan sistem monitoring kesehatan masyarakat.
-
Studi kasus pemanfaatan GIS untuk pemetaan risiko penyakit.
-
Praktik pembuatan peta tematik daerah risiko tinggi penyakit berbasis geospasial.
NARASUMBER BIMTEK TRAINING
Narasumber Kami Berpengalaman Sescara Teori Dan Praktek Selama 35+ Tahun Tersertifikasi Nasional Dan Internasional Dan Tersebar Di Seluruh Indonesia
LOKASI PELAKSANAAN 77 KOTA DI INDONESIA
- Yogyakarta ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
- Jakarta ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
- Bandung ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
- Bali ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
- Surabaya ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
- Malang ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
- Samarinda ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
- Balikpapan
- Makassar
- Batam
- Semarang
- Manado
- Jayapura
- Sorong
- Medan
- Dst
Catatan : Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan Dan Kota Pelaksanaan
Benefit Apa Saja yang Didapatkan Peserta
- FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)
- FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan (By Request)
- Module / Handout
- FREE Flashdisk
- Sertifikat
- FREE Bag or backpack (Tas Training) Dan Jaket
- Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
- 2x Coffee Break & 1 Lunch, Dinner
- FREE Souvenir Exclusive
INFORMASI PENDAFTARAN DAPAT MENGHUBUNGI ADMIN KAMI
Andi Muslimin : 0813 3009 9229
