Kelas Bimtek Pemetaan GIS

Info Bimtek GIS untuk Manajemen Program Imunisasi dan Vaksinasi Tahun 2025 – 2026

Info Bimtek GIS untuk Manajemen Program Imunisasi dan Vaksinasi Tahun 2025 - 2026

Info Bimtek GIS untuk Manajemen Program Imunisasi dan Vaksinasi Tahun 2025 – 2026

Dengan Hormat

GIS untuk manajemen program imunisasi dan vaksinasi merupakan inovasi penting dalam meningkatkan efektivitas layanan kesehatan masyarakat. Dengan teknologi Sistem Informasi Geografis, data penerima vaksin, ketersediaan vaksin, serta lokasi fasilitas kesehatan dapat dipetakan dan dianalisis secara spasial. Peta digital ini mempermudah identifikasi cakupan imunisasi, daerah dengan tingkat partisipasi rendah, hingga wilayah yang berisiko tinggi terhadap penyebaran penyakit. Melalui analisis spasial, pemerintah dan instansi kesehatan dapat merencanakan distribusi vaksin yang lebih tepat sasaran, mengoptimalkan jalur distribusi, serta memantau realisasi program imunisasi secara real-time.

Integrasi GIS dengan data demografi, kepadatan penduduk, dan mobilitas masyarakat juga memberikan informasi lebih komprehensif untuk strategi pencegahan penyakit. Dengan demikian, penerapan GIS tidak hanya mendukung pencapaian target imunisasi nasional, tetapi juga meningkatkan pemerataan layanan, mempercepat respon terhadap kejadian luar biasa, serta memperkuat sistem kesehatan masyarakat.

Tujuan Bimtek GIS untuk Manajemen Program Imunisasi dan Vaksinasi Tahun 2025 – 2026:

  1. Memberikan pemahaman tentang penerapan GIS dalam manajemen imunisasi dan vaksinasi.

  2. Membekali peserta keterampilan memetakan cakupan imunisasi dan distribusi vaksin.

  3. Mendukung perencanaan distribusi vaksin yang lebih merata dan efisien.

  4. Meningkatkan efektivitas monitoring dan evaluasi program imunisasi berbasis data spasial.

Materi Bimtek GIS untuk Manajemen Program Imunisasi dan Vaksinasi Tahun 2025 – 2026:

  1. Konsep dasar GIS dalam program imunisasi dan vaksinasi.

  2. Teknik pengumpulan dan pengolahan data cakupan imunisasi.

  3. Pemetaan distribusi vaksin dan fasilitas pelayanan kesehatan.

  4. Analisis spasial daerah dengan cakupan imunisasi rendah dan risiko penyebaran penyakit.

  5. Integrasi GIS dengan data demografi, mobilitas penduduk, dan sistem informasi kesehatan.

  6. Studi kasus pemanfaatan GIS dalam perencanaan dan evaluasi program imunisasi.

  7. Praktik pembuatan peta tematik cakupan imunisasi dan distribusi vaksin berbasis GIS.

NARASUMBER BIMTEK TRAINING

Narasumber Kami Berpengalaman Sescara Teori Dan Praktek  Selama 35+ Tahun Tersertifikasi Nasional Dan Internasional Dan Tersebar Di Seluruh Indonesia

LOKASI PELAKSANAAN 77 KOTA DI INDONESIA

  1. Yogyakarta ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  2. Jakarta ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  3. Bandung ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  4. Bali ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  5. Surabaya ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  6. Malang ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  7. Samarinda ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  8. Balikpapan
  9. Makassar
  10. Batam
  11. Semarang
  12. Manado
  13. Jayapura
  14. Sorong
  15. Medan
  16. Dst

 Catatan : Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan Dan Kota Pelaksanaan

Benefit Apa Saja yang Didapatkan Peserta

  • FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)
  • FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan (By Request)
  • Module / Handout
  • FREE Flashdisk
  • Sertifikat
  • FREE Bag or backpack (Tas Training) Dan Jaket
  • Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  • 2x Coffee Break & 1 Lunch, Dinner
  • FREE Souvenir Exclusive

INFORMASI PENDAFTARAN DAPAT MENGHUBUNGI ADMIN KAMI

Andi Muslimin : 0813 3009 9229 

author-avatar

Tentang SAINSTARA

SAINSTARA adalah sebuah perusahaan swasta yang bersifat independen dan profesional yang bergerak di bidang jasa konsultasi, pendidikan, dan pelatihan. Memberikan peningkatan standar baru persaingan SDM. Dalam kondisi ini, setiap perusahaan menginginkan untuk bisa bertahan dan berkembang serta harus bisa meningkatkan daya saing.