Kelas Bimtek Puskesmas

Info Bimtek Monitoring dan Evaluasi Program Kesehatan Wilayah Kerja Puskesmas Tahun 2026

Info Bimtek Monitoring dan Evaluasi Program Kesehatan Wilayah Kerja Puskesmas Tahun 2026

Info Bimtek Monitoring dan Evaluasi Program Kesehatan Wilayah Kerja Puskesmas Tahun 2026

Dengan Hormat

Monitoring dan Evaluasi Program Kesehatan Wilayah Kerja Puskesmas merupakan proses sistematis untuk menilai capaian, efektivitas, serta kualitas pelaksanaan seluruh program kesehatan di masyarakat. Kegiatan ini memastikan bahwa intervensi yang dilakukan Puskesmas sesuai dengan kebutuhan wilayah, tepat sasaran, dan menghasilkan dampak yang terukur. Monitoring dilakukan secara rutin untuk mengawasi pelaksanaan kegiatan, mengidentifikasi kendala, serta memberikan umpan balik cepat bagi perbaikan program. Sementara itu, evaluasi dilakukan secara berkala untuk menilai hasil dan keberhasilan program berdasarkan indikator kinerja. Proses ini melibatkan pengumpulan data, analisis, verifikasi, serta pelaporan yang akurat.

Dengan monev yang baik, Puskesmas dapat memperkuat perencanaan berbasis data, meningkatkan efektivitas pelayanan, serta mendorong kolaborasi lintas sektor dalam mengatasi masalah kesehatan masyarakat. Program ini juga mendukung peningkatan mutu layanan dan akuntabilitas penyelenggaraan upaya kesehatan di tingkat wilayah.

Tujuan Bimtek Monitoring dan Evaluasi Program Kesehatan Wilayah Kerja Puskesmas Tahun 2026

  1. Menilai capaian kinerja program kesehatan di wilayah kerja Puskesmas secara objektif dan terukur.

  2. Mengidentifikasi permasalahan, hambatan, serta faktor pendukung dalam pelaksanaan program.

  3. Menyediakan data dan informasi yang valid sebagai dasar perencanaan, pengambilan keputusan, dan perbaikan layanan.

  4. Meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan mutu program kesehatan melalui tindak lanjut hasil monitoring dan evaluasi.

  5. Memperkuat koordinasi lintas program dan lintas sektor dalam mendukung pembangunan kesehatan wilayah.

Materi Bimtek Monitoring dan Evaluasi Program Kesehatan Wilayah Kerja Puskesmas Tahun 2026

  1. Konsep dasar monitoring dan evaluasi (monev) dalam program kesehatan.

  2. Indikator kinerja program dan teknik penyusunan rencana monev.

  3. Metode pengumpulan data: wawancara, observasi, telaah dokumen, dan surveilans.

  4. Teknik analisis data kuantitatif dan kualitatif.

  5. Penyusunan laporan monev dan rekomendasi perbaikan.

  6. Mekanisme tindak lanjut dan pemantauan hasil perbaikan program.

  7. Pemanfaatan monev untuk perencanaan dan peningkatan mutu pelayanan Puskesmas.

NARASUMBER BIMTEK TRAINING

Narasumber Kami Berpengalaman Sescara Teori Dan Praktek  Selama 35+ Tahun Tersertifikasi Nasional Dan Internasional Dan Tersebar Di Seluruh Indonesia

LOKASI PELAKSANAAN 77 KOTA DI INDONESIA

  1. Yogyakarta ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  2. Jakarta ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  3. Bandung ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  4. Bali ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  5. Surabaya ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  6. Malang ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  7. Samarinda ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  8. Balikpapan
  9. Makassar
  10. Batam
  11. Semarang
  12. Manado
  13. Jayapura
  14. Sorong
  15. Medan
  16. Dst

 Catatan : Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan Dan Kota Pelaksanaan

Benefit Apa Saja yang Didapatkan Peserta

  • FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)
  • FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan (By Request)
  • Module / Handout
  • FREE Flashdisk
  • Sertifikat
  • FREE Bag or backpack (Tas Training) Dan Jaket
  • Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  • 2x Coffee Break & 1 Lunch, Dinner
  • FREE Souvenir Exclusive

INFORMASI PENDAFTARAN DAPAT MENGHUBUNGI ADMIN KAMI

  • Andi Muslimin : 0813 3009 9229 

 

author-avatar

Tentang SAINSTARA

SAINSTARA adalah sebuah perusahaan swasta yang bersifat independen dan profesional yang bergerak di bidang jasa konsultasi, pendidikan, dan pelatihan. Memberikan peningkatan standar baru persaingan SDM. Dalam kondisi ini, setiap perusahaan menginginkan untuk bisa bertahan dan berkembang serta harus bisa meningkatkan daya saing.