Kelas Bimtek Puskesmas

Info Bimtek Kolaborasi Puskesmas–Posyandu dalam Penurunan Angka Stunting dan AKI/AKB Tahun 2026

Info Bimtek Kolaborasi Puskesmas–Posyandu dalam Penurunan Angka Stunting dan AKI/AKB Tahun 2026

Info Bimtek Kolaborasi Puskesmas–Posyandu dalam Penurunan Angka Stunting dan AKI/AKB Tahun 2026

Dengan Hormat

Kolaborasi Puskesmas–Posyandu dalam Penurunan Angka Stunting dan AKI/AKB merupakan strategi terpadu yang menghubungkan layanan kesehatan dasar dengan kegiatan komunitas untuk meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak. Melalui kerja sama yang kuat, Puskesmas memberikan bimbingan teknis, pemantauan gizi, pelayanan kesehatan ibu hamil, nifas, bayi, dan balita, sementara Posyandu menjadi ujung tombak pelaksanaan di lapangan. Kolaborasi ini memastikan skrining gizi, deteksi dini kehamilan berisiko, pemantauan tumbuh kembang, dan edukasi kesehatan dilakukan secara berkesinambungan. Selain itu, integrasi data dan pelaporan antara Puskesmas dan Posyandu memperkuat perencanaan intervensi berbasis masalah di wilayah.

Kegiatan seperti pemberian makanan tambahan, kunjungan rumah, kelas ibu hamil, serta pembinaan kader menjadi bagian penting dalam meningkatkan efektivitas program. Dengan sinergi yang baik, upaya menurunkan stunting serta angka kematian ibu dan bayi dapat lebih terarah, cepat, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Tujuan Bimtek Kolaborasi Puskesmas–Posyandu dalam Penurunan Angka Stunting dan AKI/AKB Tahun 2026

  1. Menguatkan sinergi layanan Puskesmas dan Posyandu dalam upaya pencegahan stunting serta penurunan AKI/AKB.

  2. Meningkatkan kemampuan kader dan tenaga kesehatan dalam deteksi dini masalah gizi, kehamilan risiko tinggi, dan gangguan tumbuh kembang.

  3. Memastikan pelayanan kesehatan ibu dan anak berjalan terpadu, berkelanjutan, dan tepat sasaran.

  4. Mengoptimalkan pemanfaatan data Posyandu sebagai dasar intervensi wilayah.

  5. Mendorong partisipasi masyarakat dalam mendukung kesehatan ibu hamil, bayi, dan balita.

Materi Bimtek Kolaborasi Puskesmas–Posyandu dalam Penurunan Angka Stunting dan AKI/AKB Tahun 2026

  1. Konsep kolaborasi Puskesmas–Posyandu dalam program gizi dan KIA.

  2. Deteksi dini stunting, Wasting, masalah gizi, dan pemantauan tumbuh kembang.

  3. Identifikasi dan penanganan awal kehamilan risiko tinggi serta pencegahan AKI/AKB.

  4. Pelaksanaan kelas ibu hamil, kunjungan rumah, PMT, dan edukasi kesehatan.

  5. Penguatan peran kader dan peningkatan kapasitas komunitas.

  6. Integrasi pencatatan dan pelaporan data gizi serta KIA.

  7. Strategi monev dan tindak lanjut perbaikan program.

NARASUMBER BIMTEK TRAINING

Narasumber Kami Berpengalaman Sescara Teori Dan Praktek  Selama 35+ Tahun Tersertifikasi Nasional Dan Internasional Dan Tersebar Di Seluruh Indonesia

LOKASI PELAKSANAAN 77 KOTA DI INDONESIA

  1. Yogyakarta ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  2. Jakarta ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  3. Bandung ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  4. Bali ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  5. Surabaya ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  6. Malang ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  7. Samarinda ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  8. Balikpapan
  9. Makassar
  10. Batam
  11. Semarang
  12. Manado
  13. Jayapura
  14. Sorong
  15. Medan
  16. Dst

 Catatan : Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan Dan Kota Pelaksanaan

Benefit Apa Saja yang Didapatkan Peserta

  • FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)
  • FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan (By Request)
  • Module / Handout
  • FREE Flashdisk
  • Sertifikat
  • FREE Bag or backpack (Tas Training) Dan Jaket
  • Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  • 2x Coffee Break & 1 Lunch, Dinner
  • FREE Souvenir Exclusive

INFORMASI PENDAFTARAN DAPAT MENGHUBUNGI ADMIN KAMI

  • Andi Muslimin : 0813 3009 9229 

 

author-avatar

Tentang SAINSTARA

SAINSTARA adalah sebuah perusahaan swasta yang bersifat independen dan profesional yang bergerak di bidang jasa konsultasi, pendidikan, dan pelatihan. Memberikan peningkatan standar baru persaingan SDM. Dalam kondisi ini, setiap perusahaan menginginkan untuk bisa bertahan dan berkembang serta harus bisa meningkatkan daya saing.