Kelas Bimtek Perpajakan

Info Bimtek Analisis Risiko Pajak di Lingkungan Perguruan Tinggi Tahun 2025 – 2026

Info Bimtek Analisis Risiko Pajak di Lingkungan Perguruan Tinggi Tahun 2025 - 2026

Info Bimtek Analisis Risiko Pajak di Lingkungan Perguruan Tinggi Tahun 2025 – 2026

Dengan Hormat

Analisis Risiko Pajak di Lingkungan Perguruan Tinggi merupakan langkah strategis untuk mengidentifikasi potensi risiko terkait kepatuhan perpajakan yang dapat memengaruhi stabilitas finansial dan reputasi institusi. Perguruan tinggi, baik yang berbentuk BLU maupun PTNBH, memiliki berbagai sumber pendapatan seperti dana hibah, layanan pendidikan, penelitian, dan usaha komersial lainnya yang berpotensi menjadi objek pajak. Pelatihan ini bertujuan membantu perguruan tinggi memahami regulasi perpajakan yang berlaku, mengenali area rawan risiko seperti kesalahan pemotongan, pelaporan, atau klasifikasi pajak, serta mengembangkan strategi mitigasi risiko pajak.

Peserta juga akan dilatih untuk menerapkan analisis risiko berbasis data guna meningkatkan efektivitas pengawasan internal dan mengurangi potensi sanksi administrasi maupun denda. Dengan pengelolaan risiko pajak yang baik, perguruan tinggi dapat meningkatkan kepatuhan, transparansi, dan efisiensi pengelolaan keuangan sesuai dengan peraturan perpajakan yang berlaku.

Tujuan Bimtek Analisis Risiko Pajak di Lingkungan Perguruan Tinggi Tahun 2025 – 2026:

  1. Mengidentifikasi potensi risiko pajak di lingkungan perguruan tinggi.

  2. Memahami regulasi perpajakan yang relevan untuk BLU dan PTNBH.

  3. Meningkatkan kemampuan analisis risiko pajak berbasis data.

  4. Menyusun strategi mitigasi risiko pajak untuk mencegah sanksi dan denda.

  5. Mendorong kepatuhan dan transparansi tata kelola keuangan perguruan tinggi.

Materi Bimtek Analisis Risiko Pajak di Lingkungan Perguruan Tinggi Tahun 2025 – 2026:

  1. Konsep dasar risiko pajak dan dampaknya bagi perguruan tinggi.

  2. Regulasi perpajakan yang berlaku untuk perguruan tinggi BLU dan PTNBH.

  3. Identifikasi area rawan risiko pajak (pendapatan, belanja, hibah, jasa).

  4. Teknik analisis risiko pajak berbasis data dan evaluasi internal.

  5. Strategi mitigasi risiko pajak dan perbaikan sistem pengendalian internal.

  6. Studi kasus kesalahan umum perpajakan di perguruan tinggi.

  7. Peran audit internal dalam pengawasan risiko pajak.

  8. Rencana aksi peningkatan kepatuhan pajak di perguruan tinggi.

NARASUMBER BIMTEK TRAINING

Narasumber Kami Berpengalaman Sescara Teori Dan Praktek  Selama 35+ Tahun Tersertifikasi Nasional Dan Internasional Dan Tersebar Di Seluruh Indonesia

LOKASI PELAKSANAAN 77 KOTA DI INDONESIA

  1. Yogyakarta ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  2. Jakarta ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  3. Bandung ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  4. Bali ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  5. Surabaya ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  6. Malang ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  7. Samarinda ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  8. Balikpapan
  9. Makassar
  10. Batam
  11. Semarang
  12. Manado
  13. Jayapura
  14. Sorong
  15. Medan
  16. Dst

 Catatan : Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan Dan Kota Pelaksanaan

Benefit Apa Saja yang Didapatkan Peserta

  • FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)
  • FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan (By Request)
  • Module / Handout
  • FREE Flashdisk
  • Sertifikat
  • FREE Bag or backpack (Tas Training) Dan Jaket
  • Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  • 2x Coffee Break & 1 Lunch, Dinner
  • FREE Souvenir Exclusive

INFORMASI PENDAFTARAN DAPAT MENGHUBUNGI ADMIN KAMI

  • Andi Muslimin : 0813 3009 9229 
author-avatar

Tentang SAINSTARA

SAINSTARA adalah sebuah perusahaan swasta yang bersifat independen dan profesional yang bergerak di bidang jasa konsultasi, pendidikan, dan pelatihan. Memberikan peningkatan standar baru persaingan SDM. Dalam kondisi ini, setiap perusahaan menginginkan untuk bisa bertahan dan berkembang serta harus bisa meningkatkan daya saing.