Kelas Bimtek Pemetaan GIS

Jadwal Bimtek GIS untuk Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Tahun 2025 – 2026

Jadwal Bimtek GIS untuk Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Tahun 2025 - 2026

Jadwal Bimtek GIS untuk Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Tahun 2025 – 2026

Dengan Hormat

Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis (GIS) dalam pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan memberikan kontribusi besar dalam mendukung kebijakan pembangunan berkelanjutan. GIS memungkinkan pemetaan potensi dan sebaran sumber daya alam, pemantauan perubahan lingkungan, serta analisis dampak aktivitas manusia terhadap ekosistem. Melalui pelatihan ini, peserta akan dibekali dengan pemahaman dan keterampilan teknis dalam menggunakan GIS untuk mengelola data lingkungan secara spasial dan terstruktur.

Materi pelatihan mencakup konsep dasar GIS, jenis data lingkungan, teknik analisis spasial untuk pemantauan deforestasi, degradasi lahan, kualitas air, hingga zonasi kawasan konservasi. Peserta juga akan dilatih menggunakan perangkat lunak GIS (QGIS atau ArcGIS) dalam studi kasus nyata pengelolaan lingkungan. Diharapkan setelah pelatihan, peserta mampu menghasilkan data dan peta analitis yang dapat digunakan sebagai dasar perencanaan, pengawasan, dan pengambilan keputusan dalam pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.

Tujuan Bimtek GIS untuk Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Tahun 2025 – 2026:

  1. Meningkatkan pemahaman peserta mengenai peran GIS dalam pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan.

  2. Membekali peserta dengan keterampilan teknis untuk memetakan, menganalisis, dan memantau kondisi lingkungan menggunakan perangkat lunak GIS.

  3. Mendorong pemanfaatan data spasial sebagai dasar perencanaan dan pengambilan keputusan dalam pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Materi Bimtek GIS untuk Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Tahun 2025 – 2026:

  1. Konsep dasar GIS dalam konteks pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan

  2. Jenis dan sumber data spasial lingkungan (vegetasi, lahan, air, tutupan lahan)

  3. Teknik pengumpulan dan integrasi data spasial lingkungan

  4. Analisis spasial untuk pemantauan deforestasi, degradasi lahan, dan kualitas lingkungan

  5. Zonasi kawasan lindung dan rawan bencana menggunakan GIS

  6. Pembuatan peta tematik dan visualisasi data lingkungan

  7. Penggunaan perangkat lunak GIS (QGIS atau ArcGIS) untuk analisis lingkungan

  8. Studi kasus pengelolaan sumber daya alam berbasis data spasial

  9. Praktik analisis dan interpretasi data lingkungan untuk mendukung kebijakan berbasis bukti

NARASUMBER BIMTEK TRAINING

Narasumber Kami Berpengalaman Sescara Teori Dan Praktek  Selama 35+ Tahun Tersertifikasi Nasional Dan Internasional Dan Tersebar Di Seluruh Indonesia

LOKASI PELAKSANAAN 77 KOTA DI INDONESIA

  1. Yogyakarta ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  2. Jakarta ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  3. Bandung ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  4. Bali ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  5. Surabaya ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  6. Malang ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  7. Samarinda ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  8. Balikpapan
  9. Makassar
  10. Batam
  11. Semarang
  12. Manado
  13. Jayapura
  14. Sorong
  15. Medan
  16. Dst

 Catatan : Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan Dan Kota Pelaksanaan

Benefit Apa Saja yang Didapatkan Peserta

  • FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)
  • FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan (By Request)
  • Module / Handout
  • FREE Flashdisk
  • Sertifikat
  • FREE Bag or backpack (Tas Training) Dan Jaket
  • Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  • 2x Coffee Break & 1 Lunch, Dinner
  • FREE Souvenir Exclusive

INFORMASI PENDAFTARAN DAPAT MENGHUBUNGI ADMIN KAMI

Andi Muslimin : 0813 3009 9229

author-avatar

Tentang SAINSTARA

SAINSTARA adalah sebuah perusahaan swasta yang bersifat independen dan profesional yang bergerak di bidang jasa konsultasi, pendidikan, dan pelatihan. Memberikan peningkatan standar baru persaingan SDM. Dalam kondisi ini, setiap perusahaan menginginkan untuk bisa bertahan dan berkembang serta harus bisa meningkatkan daya saing.