Kelas Training Lainnya

Info Training Kolaborasi Antar-Sektor untuk Program Gizi Tahun 2026 – 2027

Info Training Kolaborasi Antar-Sektor untuk Program Gizi Tahun 2026 - 2027

Info Training Kolaborasi Antar-Sektor untuk Program Gizi Tahun 2026 – 2027

Dengan Hormat

Kolaborasi antar-sektor untuk program gizi merupakan pendekatan strategis yang mengintegrasikan peran berbagai pihak seperti dinas kesehatan, pendidikan, pertanian, sosial, pemerintah desa, dunia usaha, serta organisasi masyarakat dalam upaya meningkatkan status gizi masyarakat. Program gizi tidak dapat berjalan optimal bila hanya ditangani satu sektor, sehingga diperlukan sinergi dalam perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi. Kolaborasi ini memungkinkan pemanfaatan sumber daya yang lebih efisien, distribusi intervensi yang lebih merata, serta peningkatan kualitas layanan gizi bagi kelompok rentan. Pendekatan lintas sektor juga memperkuat edukasi gizi, ketahanan pangan keluarga, serta lingkungan yang mendukung perilaku hidup sehat.

Dengan koordinasi yang efektif, kolaborasi antar-sektor dapat mempercepat pencapaian target penurunan stunting, anemia, dan masalah gizi lainnya. Sinergi yang kuat antar pemangku kepentingan menjadi kunci terciptanya program gizi yang komprehensif, berkelanjutan, dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Tujuan Training Kolaborasi Antar-Sektor untuk Program Gizi Tahun 2026 – 2027

  1. Meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam keberhasilan program gizi.

  2. Menguatkan kemampuan peserta dalam membangun jejaring kerja dengan berbagai instansi, organisasi, dan komunitas.

  3. Mendorong koordinasi yang efektif antara sektor kesehatan, pendidikan, pertanian, sosial, dan pemerintah daerah.

  4. Mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya, intervensi, dan informasi untuk peningkatan status gizi masyarakat.

  5. Mempercepat pencapaian target nasional seperti penurunan stunting, anemia, dan masalah gizi lainnya melalui kerja sama terintegrasi.

Materi Training Kolaborasi Antar-Sektor untuk Program Gizi Tahun 2026 – 2027

  1. Konsep kolaborasi antar-sektor dalam program gizi.

  2. Peran dan kontribusi masing-masing sektor: kesehatan, pendidikan, pertanian, sosial, dan dunia usaha.

  3. Model koordinasi dan mekanisme kerja sama lintas sektor.

  4. Strategi membangun jejaring, kemitraan, dan komunikasi efektif.

  5. Integrasi program gizi dengan ketahanan pangan, kesehatan sekolah, dan perlindungan sosial.

  6. Monitoring dan evaluasi kolaborasi antar-sektor.

  7. Studi kasus keberhasilan kolaborasi lintas sektor dalam perbaikan gizi masyarakat.

NARASUMBER BIMTEK TRAINING

Narasumber Kami Berpengalaman Sescara Teori Dan Praktek  Selama 35+ Tahun Tersertifikasi Nasional Dan Internasional Dan Tersebar Di Seluruh Indonesia

LOKASI PELAKSANAAN 77 KOTA DI INDONESIA

  1. Yogyakarta ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  2. Jakarta ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  3. Bandung ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  4. Bali ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  5. Surabaya ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  6. Malang ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  7. Samarinda ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  8. Balikpapan
  9. Makassar
  10. Batam
  11. Semarang
  12. Manado
  13. Jayapura
  14. Sorong
  15. Medan
  16. Dst

 Catatan : Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan Dan Kota Pelaksanaan

Benefit Apa Saja yang Didapatkan Peserta

  • FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)
  • FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan (By Request)
  • Module / Handout
  • FREE Flashdisk
  • Sertifikat
  • FREE Bag or backpack (Tas Training) Dan Jaket
  • Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  • 2x Coffee Break & 1 Lunch, Dinner
  • FREE Souvenir Exclusive

INFORMASI PENDAFTARAN DAPAT MENGHUBUNGI ADMIN KAMI

  • Andi Muslimin : 0813 3009 9229 

 

author-avatar

Tentang SAINSTARA

SAINSTARA adalah sebuah perusahaan swasta yang bersifat independen dan profesional yang bergerak di bidang jasa konsultasi, pendidikan, dan pelatihan. Memberikan peningkatan standar baru persaingan SDM. Dalam kondisi ini, setiap perusahaan menginginkan untuk bisa bertahan dan berkembang serta harus bisa meningkatkan daya saing.