Kelas Bimtek Pertanian dan Ketahanan Pangan

Info Bimtek Pengelolaan Pertanian Presisi dengan Teknologi Digital Tahun 2025 – 2026

Info Bimtek Pengelolaan Pertanian Presisi dengan Teknologi Digital Tahun 2025 - 2026

Info Bimtek Pengelolaan Pertanian Presisi dengan Teknologi Digital Tahun 2025 – 2026

Dengan Hormat

Pengelolaan Pertanian Presisi dengan Teknologi Digital merupakan pendekatan modern dalam budidaya pertanian yang mengutamakan efisiensi, ketepatan, dan keberlanjutan. Pertanian presisi memanfaatkan teknologi digital seperti sensor, drone, citra satelit, sistem informasi geografis (GIS), serta Internet of Things (IoT) untuk memantau kondisi lahan, cuaca, kelembaban, serta kebutuhan nutrisi tanaman secara real time. Dengan data yang akurat, petani dapat mengambil keputusan yang lebih tepat dalam penggunaan pupuk, pestisida, dan air, sehingga hasil produksi meningkat dan biaya operasional dapat ditekan. Teknologi ini juga membantu mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dengan meminimalkan penggunaan input pertanian secara berlebihan.

Selain itu, pertanian presisi mendukung integrasi data dalam rantai pasok pangan, sehingga mempermudah perencanaan distribusi dan pemasaran. Melalui penerapan pertanian presisi berbasis digital, sektor pertanian dapat menjadi lebih produktif, berdaya saing tinggi, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Tujuan Bimtek Pengelolaan Pertanian Presisi dengan Teknologi Digital Tahun 2025 – 2026

  1. Meningkatkan produktivitas pertanian melalui pemanfaatan teknologi digital.

  2. Mengoptimalkan penggunaan input pertanian seperti pupuk, air, dan pestisida secara efisien.

  3. Mengurangi dampak lingkungan akibat penggunaan sumber daya yang berlebihan.

  4. Memberikan data akurat untuk pengambilan keputusan dalam usaha tani.

  5. Memperkuat daya saing sektor pertanian dengan sistem modern dan berkelanjutan.

Materi Bimtek Pengelolaan Pertanian Presisi dengan Teknologi Digital Tahun 2025 – 2026

  1. Konsep dasar pertanian presisi dan perbedaannya dengan pertanian konvensional.

  2. Pemanfaatan teknologi digital: sensor, drone, citra satelit, GIS, dan IoT.

  3. Sistem monitoring lahan, iklim, kelembaban, serta nutrisi tanaman secara real time.

  4. Analisis data pertanian untuk perencanaan produksi yang efisien.

  5. Manajemen penggunaan pupuk, pestisida, dan air berbasis data.

  6. Integrasi pertanian presisi dengan rantai pasok pangan dan pemasaran digital.

  7. Strategi implementasi pertanian presisi di tingkat petani, gapoktan, dan korporasi.

NARASUMBER BIMTEK TRAINING

Narasumber Kami Berpengalaman Sescara Teori Dan Praktek  Selama 35+ Tahun Tersertifikasi Nasional Dan Internasional Dan Tersebar Di Seluruh Indonesia

LOKASI PELAKSANAAN 77 KOTA DI INDONESIA

  1. Yogyakarta ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  2. Jakarta ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  3. Bandung ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  4. Bali ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  5. Surabaya ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  6. Malang ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  7. Samarinda ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  8. Balikpapan
  9. Makassar
  10. Batam
  11. Semarang
  12. Manado
  13. Jayapura
  14. Sorong
  15. Medan
  16. Dst

 Catatan : Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan Dan Kota Pelaksanaan

Benefit Apa Saja yang Didapatkan Peserta

  • FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)
  • FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan (By Request)
  • Module / Handout
  • FREE Flashdisk
  • Sertifikat
  • FREE Bag or backpack (Tas Training) Dan Jaket
  • Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  • 2x Coffee Break & 1 Lunch, Dinner
  • FREE Souvenir Exclusive

INFORMASI PENDAFTARAN DAPAT MENGHUBUNGI ADMIN KAMI

Andi Muslimin : 0813 3009 9229

author-avatar

Tentang SAINSTARA

SAINSTARA adalah sebuah perusahaan swasta yang bersifat independen dan profesional yang bergerak di bidang jasa konsultasi, pendidikan, dan pelatihan. Memberikan peningkatan standar baru persaingan SDM. Dalam kondisi ini, setiap perusahaan menginginkan untuk bisa bertahan dan berkembang serta harus bisa meningkatkan daya saing.