Kelas Bimtek Koperasi

Info Bimtek Penerapan Good Cooperative Governance (GCG) pada Koperasi Tahun 2025 – 2026

Info Bimtek Penerapan Good Cooperative Governance (GCG) pada Koperasi Tahun 2025 - 2026

Info Bimtek Penerapan Good Cooperative Governance (GCG) pada Koperasi Tahun 2025 – 2026

Dengan Hormat

Penerapan Good Cooperative Governance (GCG) pada koperasi merupakan upaya penting untuk memperkuat tata kelola organisasi yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan anggota. GCG pada koperasi menekankan prinsip-prinsip utama seperti transparansi dalam pengelolaan usaha, akuntabilitas pengurus dan pengawas, partisipasi aktif anggota dalam pengambilan keputusan, serta kepatuhan terhadap aturan hukum dan nilai-nilai keadilan. Melalui penerapan prinsip tersebut, koperasi dapat meningkatkan kepercayaan anggota, memperkuat legitimasi organisasi, dan menciptakan sistem pengelolaan yang lebih profesional.

Selain itu, GCG juga mendorong koperasi untuk mengelola sumber daya secara efisien, memperbaiki kualitas pelayanan, serta menjaga keberlanjutan usaha. Tantangan dalam penerapan GCG dapat diatasi melalui peningkatan kapasitas pengurus, penggunaan teknologi informasi, serta pengawasan internal yang efektif. Dengan tata kelola yang baik, koperasi akan lebih adaptif, berdaya saing, dan mampu menjalankan peran strategis sebagai pilar penggerak ekonomi kerakyatan.

Tujuan Bimtek Penerapan Good Cooperative Governance (GCG) pada Koperasi Tahun 2025 – 2026:

  1. Memberikan pemahaman kepada pengurus, pengawas, dan anggota tentang konsep serta pentingnya GCG.

  2. Mendorong penerapan prinsip transparansi, akuntabilitas, partisipasi, dan keadilan dalam koperasi.

  3. Memperkuat kelembagaan koperasi agar lebih profesional, kredibel, dan berkelanjutan.

  4. Meningkatkan kepercayaan anggota melalui tata kelola yang terbuka dan akuntabel.

  5. Menjadikan koperasi lebih adaptif dan berdaya saing dalam menghadapi dinamika ekonomi.

Materi Bimtek Penerapan Good Cooperative Governance (GCG) pada Koperasi Tahun 2025 – 2026:

  1. Konsep dan prinsip Good Cooperative Governance (transparansi, akuntabilitas, partisipasi, responsibilitas, keadilan).

  2. Implementasi GCG dalam struktur organisasi koperasi (rapat anggota, pengurus, pengawas).

  3. Mekanisme pengambilan keputusan berbasis partisipasi anggota.

  4. Penguatan sistem pengawasan dan audit internal koperasi.

  5. Peran teknologi informasi dalam mendukung keterbukaan informasi.

  6. Studi kasus penerapan GCG pada koperasi sukses.

  7. Strategi mengatasi tantangan penerapan GCG di koperasi.

NARASUMBER BIMTEK TRAINING

Narasumber Kami Berpengalaman Sescara Teori Dan Praktek  Selama 35+ Tahun Tersertifikasi Nasional Dan Internasional Dan Tersebar Di Seluruh Indonesia

LOKASI PELAKSANAAN 77 KOTA DI INDONESIA

  1. Yogyakarta ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  2. Jakarta ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  3. Bandung ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  4. Bali ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  5. Surabaya ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  6. Malang ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  7. Samarinda ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  8. Balikpapan
  9. Makassar
  10. Batam
  11. Semarang
  12. Manado
  13. Jayapura
  14. Sorong
  15. Medan
  16. Dst

 Catatan : Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan Dan Kota Pelaksanaan

Benefit Apa Saja yang Didapatkan Peserta

  • FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)
  • FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan (By Request)
  • Module / Handout
  • FREE Flashdisk
  • Sertifikat
  • FREE Bag or backpack (Tas Training) Dan Jaket
  • Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  • 2x Coffee Break & 1 Lunch, Dinner
  • FREE Souvenir Exclusive

INFORMASI PENDAFTARAN DAPAT MENGHUBUNGI ADMIN KAMI

Andi Muslimin : 0813 3009 9229 

author-avatar

Tentang SAINSTARA

SAINSTARA adalah sebuah perusahaan swasta yang bersifat independen dan profesional yang bergerak di bidang jasa konsultasi, pendidikan, dan pelatihan. Memberikan peningkatan standar baru persaingan SDM. Dalam kondisi ini, setiap perusahaan menginginkan untuk bisa bertahan dan berkembang serta harus bisa meningkatkan daya saing.