Kelas Bimtek Pemerintahan

Info Bimtek Manajemen Risiko pada Pengelolaan Aset dan Barang Milik Daerah (BMD) Tahun 2025 – 2026

Info Bimtek Manajemen Risiko pada Pengelolaan Aset dan Barang Milik Daerah (BMD) Tahun 2025 - 2026

Info Bimtek Manajemen Risiko pada Pengelolaan Aset dan Barang Milik Daerah (BMD) Tahun 2025 – 2026

Dengan Hormat

Manajemen Risiko pada Pengelolaan Aset dan Barang Milik Daerah (BMD) merupakan upaya sistematis untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengendalikan potensi risiko yang dapat menghambat efektivitas pengelolaan aset daerah. Dalam konteks pemerintahan daerah, aset dan BMD memiliki nilai strategis karena mendukung penyelenggaraan pelayanan publik dan pembangunan daerah. Risiko dapat timbul dari berbagai aspek, seperti ketidaktertiban administrasi, penyalahgunaan aset, kehilangan nilai ekonomis, hingga ketidaksesuaian antara pencatatan dan kondisi fisik aset. Melalui penerapan manajemen risiko yang baik, pemerintah daerah dapat memastikan pengamanan aset, meningkatkan akuntabilitas, serta mendorong efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan BMD. Selain itu, penerapan prinsip kehati-hatian dan pengawasan internal yang kuat menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan nilai aset daerah serta mencegah potensi kerugian keuangan daerah.

Tujuan Bimtek Manajemen Risiko pada Pengelolaan Aset dan Barang Milik Daerah (BMD):

  1. Meningkatkan pemahaman tentang pentingnya penerapan manajemen risiko dalam pengelolaan aset dan Barang Milik Daerah (BMD).

  2. Mengidentifikasi potensi risiko yang dapat menyebabkan kehilangan, kerusakan, atau penyalahgunaan aset daerah.

  3. Mengembangkan langkah-langkah mitigasi untuk meminimalkan dampak risiko terhadap pengelolaan aset.

  4. Memperkuat akuntabilitas dan transparansi dalam pencatatan, pemanfaatan, serta pengawasan aset daerah.

  5. Mengintegrasikan manajemen risiko dengan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) untuk mendukung tata kelola keuangan daerah yang baik.

Materi Bimtek Manajemen Risiko pada Pengelolaan Aset dan Barang Milik Daerah (BMD):

  1. Konsep dan prinsip dasar manajemen risiko dalam pengelolaan BMD.

  2. Identifikasi, analisis, dan evaluasi risiko aset daerah.

  3. Strategi pengendalian dan mitigasi risiko pengelolaan aset.

  4. Integrasi manajemen risiko dengan SPIP dan audit internal.

  5. Studi kasus dan praktik terbaik pengelolaan risiko aset di pemerintah daerah.

  6. Monitoring, evaluasi, dan pelaporan efektivitas pengelolaan BMD.

NARASUMBER BIMTEK TRAINING

Narasumber Kami Berpengalaman Sescara Teori Dan Praktek  Selama 35+ Tahun Tersertifikasi Nasional Dan Internasional Dan Tersebar Di Seluruh Indonesia

LOKASI PELAKSANAAN 77 KOTA DI INDONESIA

  1. Yogyakarta ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  2. Jakarta ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  3. Bandung ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  4. Bali ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  5. Surabaya ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  6. Malang ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  7. Samarinda ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  8. Balikpapan
  9. Makassar
  10. Batam
  11. Semarang
  12. Manado
  13. Jayapura
  14. Sorong
  15. Medan
  16. Dst

 Catatan : Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan Dan Kota Pelaksanaan

Benefit Apa Saja yang Didapatkan Peserta

  • FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)
  • FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan (By Request)
  • Module / Handout
  • FREE Flashdisk
  • Sertifikat
  • FREE Bag or backpack (Tas Training) Dan Jaket
  • Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  • 2x Coffee Break & 1 Lunch, Dinner
  • FREE Souvenir Exclusive

INFORMASI PENDAFTARAN DAPAT MENGHUBUNGI ADMIN KAMI

Andi Muslimin : 0813 3009 9229 

author-avatar

Tentang SAINSTARA

SAINSTARA adalah sebuah perusahaan swasta yang bersifat independen dan profesional yang bergerak di bidang jasa konsultasi, pendidikan, dan pelatihan. Memberikan peningkatan standar baru persaingan SDM. Dalam kondisi ini, setiap perusahaan menginginkan untuk bisa bertahan dan berkembang serta harus bisa meningkatkan daya saing.