Kelas Bimtek Puskesmas

Info Bimtek Manajemen Risiko dan Keselamatan Pasien di Puskesmas Tahun 2026

Info Bimtek Manajemen Risiko dan Keselamatan Pasien di Puskesmas Tahun 2026

Info Bimtek Manajemen Risiko dan Keselamatan Pasien di Puskesmas Tahun 2026

Dengan Hormat

Manajemen Risiko dan Keselamatan Pasien di Puskesmas merupakan upaya sistematis untuk mencegah terjadinya insiden yang dapat membahayakan pasien, tenaga kesehatan, maupun lingkungan pelayanan. Program ini menekankan identifikasi potensi risiko sejak awal, penilaian tingkat keparahan dan peluang terjadinya, serta perencanaan langkah mitigasi yang tepat. Di Puskesmas, keselamatan pasien menjadi prioritas karena layanan bersentuhan langsung dengan masyarakat dan mencakup berbagai tindakan medis, administratif, hingga kegiatan promotif dan preventif. Melalui penerapan standar keselamatan pasien, pelaporan insiden keselamatan (IKP), analisis akar masalah, serta perbaikan berkelanjutan, kualitas pelayanan dapat ditingkatkan dan kepercayaan masyarakat dapat diperkuat. Kegiatan ini juga melibatkan pelatihan staf, peningkatan komunikasi efektif, serta pemenuhan prosedur kerja aman sehingga seluruh proses pelayanan berlangsung lebih aman, terukur, dan berorientasi pada mutu.

Tujuan Bimtek Manajemen Risiko dan Keselamatan Pasien di Puskesmas Tahun 2026

  1. Meningkatkan kemampuan tenaga kesehatan dalam mengenali, menganalisis, dan mengendalikan risiko di seluruh alur pelayanan Puskesmas.

  2. Mewujudkan budaya keselamatan pasien yang proaktif, terbuka, dan berfokus pada pencegahan insiden.

  3. Memperkuat sistem pelaporan insiden keselamatan pasien (IKP) dan tindak lanjut perbaikannya.

  4. Menjamin mutu layanan melalui penerapan prosedur keselamatan yang standar dan berkelanjutan.

  5. Meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan Puskesmas yang aman dan berkualitas.

Materi Bimtek Manajemen Risiko dan Keselamatan Pasien di Puskesmas Tahun 2026

  1. Konsep dasar manajemen risiko dan keselamatan pasien di fasilitas kesehatan.

  2. Identifikasi bahaya dan penilaian risiko (risk assessment) di berbagai unit Puskesmas.

  3. Jenis dan kategori insiden keselamatan pasien serta mekanisme pelaporan IKP.

  4. Analisis akar masalah (RCA), FMEA, dan strategi mitigasi risiko.

  5. Standar keselamatan pasien sesuai regulasi nasional.

  6. Penyusunan SOP, komunikasi efektif, dan budaya keselamatan.

  7. Monitoring, evaluasi, dan peningkatan mutu berkelanjutan.

NARASUMBER BIMTEK TRAINING

Narasumber Kami Berpengalaman Sescara Teori Dan Praktek  Selama 35+ Tahun Tersertifikasi Nasional Dan Internasional Dan Tersebar Di Seluruh Indonesia

LOKASI PELAKSANAAN 77 KOTA DI INDONESIA

  1. Yogyakarta ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  2. Jakarta ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  3. Bandung ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  4. Bali ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  5. Surabaya ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  6. Malang ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  7. Samarinda ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  8. Balikpapan
  9. Makassar
  10. Batam
  11. Semarang
  12. Manado
  13. Jayapura
  14. Sorong
  15. Medan
  16. Dst

 Catatan : Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan Dan Kota Pelaksanaan

Benefit Apa Saja yang Didapatkan Peserta

  • FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)
  • FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan (By Request)
  • Module / Handout
  • FREE Flashdisk
  • Sertifikat
  • FREE Bag or backpack (Tas Training) Dan Jaket
  • Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  • 2x Coffee Break & 1 Lunch, Dinner
  • FREE Souvenir Exclusive

INFORMASI PENDAFTARAN DAPAT MENGHUBUNGI ADMIN KAMI

  • Andi Muslimin : 0813 3009 9229 

 

author-avatar

Tentang SAINSTARA

SAINSTARA adalah sebuah perusahaan swasta yang bersifat independen dan profesional yang bergerak di bidang jasa konsultasi, pendidikan, dan pelatihan. Memberikan peningkatan standar baru persaingan SDM. Dalam kondisi ini, setiap perusahaan menginginkan untuk bisa bertahan dan berkembang serta harus bisa meningkatkan daya saing.