Kelas Bimtek Pemetaan GIS

Info Bimtek Analisis Kebutuhan dan Distribusi Obat dengan GIS Tahun 2025 – 2026

Info Bimtek Analisis Kebutuhan dan Distribusi Obat dengan GIS Tahun 2025 - 2026

Info Bimtek Analisis Kebutuhan dan Distribusi Obat dengan GIS Tahun 2025 – 2026

Dengan Hormat

Analisis kebutuhan dan distribusi obat dengan GIS merupakan pendekatan modern untuk mendukung manajemen logistik kesehatan yang lebih efektif. Dengan memanfaatkan Sistem Informasi Geografis, data mengenai kebutuhan obat di berbagai wilayah dapat dipetakan dan dianalisis secara spasial. Hal ini memungkinkan identifikasi daerah dengan permintaan tinggi, wilayah yang berisiko mengalami kekurangan stok, serta jalur distribusi yang paling efisien. Melalui peta digital, pengelolaan rantai pasok obat menjadi lebih transparan, terukur, dan tepat sasaran. Selain itu, integrasi GIS dengan data fasilitas kesehatan, kepadatan penduduk, serta tren penyakit memberikan gambaran yang lebih komprehensif bagi pengambil kebijakan.

Penerapan GIS dalam analisis distribusi obat juga membantu dalam perencanaan pengadaan, penentuan prioritas distribusi, hingga monitoring ketersediaan obat secara real-time. Dengan demikian, teknologi ini berperan penting dalam meningkatkan ketepatan suplai, pemerataan distribusi, serta efektivitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Tujuan Bimtek Analisis Kebutuhan dan Distribusi Obat dengan GIS Tahun 2025 – 2026:

  1. Memberikan pemahaman tentang pemanfaatan GIS dalam analisis kebutuhan dan distribusi obat.

  2. Membekali peserta keterampilan memetakan ketersediaan dan kebutuhan obat secara spasial.

  3. Mendukung optimalisasi rantai pasok obat agar lebih tepat sasaran dan efisien.

  4. Meningkatkan kemampuan pengambilan keputusan dalam perencanaan logistik kesehatan berbasis data spasial.

Materi Bimtek Analisis Kebutuhan dan Distribusi Obat dengan GIS Tahun 2025 – 2026:

  1. Konsep dasar GIS dalam manajemen logistik obat.

  2. Teknik pengumpulan dan pengolahan data kebutuhan serta distribusi obat.

  3. Pemetaan spasial ketersediaan obat di fasilitas pelayanan kesehatan.

  4. Analisis jalur distribusi obat dan identifikasi daerah rawan kekurangan stok.

  5. Integrasi GIS dengan data penyakit, populasi, dan fasilitas kesehatan.

  6. Studi kasus pemanfaatan GIS dalam distribusi obat pada kondisi normal maupun darurat.

  7. Praktik pembuatan peta tematik kebutuhan dan distribusi obat menggunakan GIS.

NARASUMBER BIMTEK TRAINING

Narasumber Kami Berpengalaman Sescara Teori Dan Praktek  Selama 35+ Tahun Tersertifikasi Nasional Dan Internasional Dan Tersebar Di Seluruh Indonesia

LOKASI PELAKSANAAN 77 KOTA DI INDONESIA

  1. Yogyakarta ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  2. Jakarta ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  3. Bandung ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  4. Bali ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  5. Surabaya ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  6. Malang ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  7. Samarinda ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  8. Balikpapan
  9. Makassar
  10. Batam
  11. Semarang
  12. Manado
  13. Jayapura
  14. Sorong
  15. Medan
  16. Dst

 Catatan : Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan Dan Kota Pelaksanaan

Benefit Apa Saja yang Didapatkan Peserta

  • FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)
  • FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan (By Request)
  • Module / Handout
  • FREE Flashdisk
  • Sertifikat
  • FREE Bag or backpack (Tas Training) Dan Jaket
  • Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  • 2x Coffee Break & 1 Lunch, Dinner
  • FREE Souvenir Exclusive

INFORMASI PENDAFTARAN DAPAT MENGHUBUNGI ADMIN KAMI

Andi Muslimin : 0813 3009 9229 

author-avatar

Tentang SAINSTARA

SAINSTARA adalah sebuah perusahaan swasta yang bersifat independen dan profesional yang bergerak di bidang jasa konsultasi, pendidikan, dan pelatihan. Memberikan peningkatan standar baru persaingan SDM. Dalam kondisi ini, setiap perusahaan menginginkan untuk bisa bertahan dan berkembang serta harus bisa meningkatkan daya saing.