Kelas Training Manajemen Resiko

Info Training Manajemen Risiko pada Sektor Kesehatan dan Rumah Sakit Tahun 2026 – 2027

Info Training Manajemen Risiko pada Sektor Kesehatan dan Rumah Sakit Tahun 2026 - 2027

Info Training Manajemen Risiko pada Sektor Kesehatan dan Rumah Sakit Tahun 2026 – 2027

Dengan Hormat

Manajemen Risiko pada Sektor Kesehatan dan Rumah Sakit merupakan pendekatan sistematis untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengendalikan berbagai risiko yang dapat memengaruhi keselamatan pasien, tenaga medis, serta keberlangsungan operasional fasilitas kesehatan. Risiko di sektor ini meliputi kesalahan medis, infeksi nosokomial, kegagalan peralatan medis, risiko hukum akibat malpraktik, gangguan sistem informasi kesehatan, hingga risiko reputasi. Penerapan manajemen risiko membantu rumah sakit memetakan potensi insiden, menetapkan standar prosedur operasional yang ketat, serta memperkuat budaya keselamatan pasien (patient safety culture). Selain itu, sistem pelaporan insiden dan audit klinis menjadi bagian penting dalam upaya perbaikan berkelanjutan.

Integrasi manajemen risiko dengan tata kelola klinis dan pengendalian internal memastikan kepatuhan terhadap regulasi kesehatan dan standar akreditasi. Dengan pengelolaan risiko yang efektif, rumah sakit dapat meningkatkan kualitas layanan, meminimalkan kejadian tidak diharapkan, serta menjaga kepercayaan pasien dan masyarakat secara berkelanjutan.

Tujuan Training Manajemen Risiko pada Sektor Kesehatan dan Rumah Sakit Tahun 2026 – 2027:

  1. Memahami konsep Manajemen Risiko pada sektor kesehatan dan rumah sakit.

  2. Mengidentifikasi risiko klinis dan nonklinis yang berpotensi mengganggu layanan.

  3. Meningkatkan keselamatan pasien dan tenaga kesehatan.

  4. Menganalisis dampak risiko terhadap mutu layanan dan reputasi rumah sakit.

  5. Menyusun strategi mitigasi risiko sesuai standar regulasi dan akreditasi.

  6. Mendorong budaya keselamatan pasien dan perbaikan berkelanjutan.

Materi Training Manajemen Risiko pada Sektor Kesehatan dan Rumah Sakit Tahun 2026 – 2027:

  1. Konsep dasar manajemen risiko di fasilitas kesehatan.

  2. Identifikasi risiko klinis (medication error, infeksi nosokomial, malpraktik).

  3. Identifikasi risiko nonklinis (keuangan, operasional, teknologi informasi).

  4. Sistem pelaporan insiden dan investigasi kejadian tidak diharapkan.

  5. Penyusunan risk register rumah sakit.

  6. Standar keselamatan pasien dan akreditasi rumah sakit.

  7. Pengendalian internal dan audit klinis.

  8. Monitoring, evaluasi, dan peningkatan mutu layanan kesehatan.

NARASUMBER BIMTEK TRAINING

Narasumber Kami Berpengalaman Sescara Teori Dan Praktek  Selama 35+ Tahun Tersertifikasi Nasional Dan Internasional Dan Tersebar Di Seluruh Indonesia

LOKASI PELAKSANAAN 77 KOTA DI INDONESIA

  1. Yogyakarta ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  2. Jakarta ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  3. Bandung ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  4. Bali ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  5. Surabaya ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  6. Malang ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  7. Samarinda ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  8. Balikpapan
  9. Makassar
  10. Batam
  11. Semarang
  12. Manado
  13. Jayapura
  14. Sorong
  15. Medan
  16. Dst

 Catatan : Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan Dan Kota Pelaksanaan

Benefit Apa Saja yang Didapatkan Peserta

  • FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)
  • FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan (By Request)
  • Module / Handout
  • FREE Flashdisk
  • Sertifikat
  • FREE Bag or backpack (Tas Training) Dan Jaket
  • Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  • 2x Coffee Break & 1 Lunch, Dinner
  • FREE Souvenir Exclusive

INFORMASI PENDAFTARAN DAPAT MENGHUBUNGI ADMIN KAMI

  • Andi Muslimin : 0813 3009 9229 

 

author-avatar

Tentang SAINSTARA

SAINSTARA adalah sebuah perusahaan swasta yang bersifat independen dan profesional yang bergerak di bidang jasa konsultasi, pendidikan, dan pelatihan. Memberikan peningkatan standar baru persaingan SDM. Dalam kondisi ini, setiap perusahaan menginginkan untuk bisa bertahan dan berkembang serta harus bisa meningkatkan daya saing.