Kelas Training Lainnya

Info Training Komunikasi Perubahan Perilaku Gizi (Behavior Change Communication) Tahun 2026

Info Training Komunikasi Perubahan Perilaku Gizi (Behavior Change Communication) Tahun 2026

Info Training Komunikasi Perubahan Perilaku Gizi (Behavior Change Communication) Tahun 2026

Dengan Hormat

Komunikasi Perubahan Perilaku (KPP) dalam bidang gizi merupakan pendekatan strategis untuk mempengaruhi pengetahuan, sikap, dan tindakan masyarakat agar mengadopsi perilaku makan yang lebih sehat. Pendekatan ini menggabungkan prinsip komunikasi efektif, psikologi perilaku, serta pemahaman kondisi sosial budaya suatu komunitas. Melalui perencanaan pesan yang jelas, penggunaan media yang tepat, dan keterlibatan berbagai pihak—tenaga kesehatan, kader, tokoh masyarakat, dan keluarga—KPP bertujuan menciptakan perubahan perilaku yang berkelanjutan. Kegiatan dapat mencakup kampanye gizi, penyuluhan interpersonal, komunikasi kelompok kecil, media sosial, serta materi edukatif visual yang menarik.

Selain menyampaikan informasi, pendekatan ini menekankan upaya membangun motivasi, menghilangkan hambatan perilaku, dan memberikan dukungan lingkungan yang memudahkan masyarakat untuk menerapkan pola makan sehat. Dengan strategi komunikasi yang terarah, program gizi dapat berdampak lebih efektif dalam pencegahan stunting, anemia, dan masalah gizi lainnya.

Tujuan Training Komunikasi Perubahan Perilaku Gizi (Behavior Change Communication) Tahun 2026

  1. Meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya perilaku makan sehat dan gizi seimbang.

  2. Mendorong perubahan sikap dan kebiasaan konsumsi pangan ke arah yang lebih baik.

  3. Mengurangi hambatan yang menghalangi masyarakat untuk menerapkan perilaku gizi sehat.

  4. Memperkuat motivasi individu, keluarga, dan komunitas dalam menjaga pola makan bergizi.

  5. Mendukung keberhasilan program pencegahan stunting, anemia, obesitas, dan masalah gizi lainnya.

Materi Training Komunikasi Perubahan Perilaku Gizi (Behavior Change Communication) Tahun 2026

  1. Dasar-dasar komunikasi perubahan perilaku dalam program gizi.

  2. Teknik penyusunan pesan gizi yang efektif, sederhana, dan relevan budaya.

  3. Strategi komunikasi interpersonal, kelompok, dan berbasis media massa/digital.

  4. Identifikasi faktor pendorong dan penghambat perilaku makan sehat.

  5. Penerapan teori perubahan perilaku (Health Belief Model, Theory of Planned Behavior, dsb.).

  6. Perencanaan kampanye gizi dan penggunaan media edukatif.

  7. Monitoring dan evaluasi efektivitas komunikasi perubahan perilaku.

NARASUMBER BIMTEK TRAINING

Narasumber Kami Berpengalaman Sescara Teori Dan Praktek  Selama 35+ Tahun Tersertifikasi Nasional Dan Internasional Dan Tersebar Di Seluruh Indonesia

LOKASI PELAKSANAAN 77 KOTA DI INDONESIA

  1. Yogyakarta ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  2. Jakarta ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  3. Bandung ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  4. Bali ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  5. Surabaya ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  6. Malang ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  7. Samarinda ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  8. Balikpapan
  9. Makassar
  10. Batam
  11. Semarang
  12. Manado
  13. Jayapura
  14. Sorong
  15. Medan
  16. Dst

 Catatan : Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan Dan Kota Pelaksanaan

Benefit Apa Saja yang Didapatkan Peserta

  • FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)
  • FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan (By Request)
  • Module / Handout
  • FREE Flashdisk
  • Sertifikat
  • FREE Bag or backpack (Tas Training) Dan Jaket
  • Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  • 2x Coffee Break & 1 Lunch, Dinner
  • FREE Souvenir Exclusive

INFORMASI PENDAFTARAN DAPAT MENGHUBUNGI ADMIN KAMI

  • Andi Muslimin : 0813 3009 9229 

 

author-avatar

Tentang SAINSTARA

SAINSTARA adalah sebuah perusahaan swasta yang bersifat independen dan profesional yang bergerak di bidang jasa konsultasi, pendidikan, dan pelatihan. Memberikan peningkatan standar baru persaingan SDM. Dalam kondisi ini, setiap perusahaan menginginkan untuk bisa bertahan dan berkembang serta harus bisa meningkatkan daya saing.