Kelas Bimtek Pemerintahan

Info Bimtek Tata Kelola Risiko dalam Reformasi Birokrasi dan Kinerja ASN Tahun 2025 – 2026

Info Bimtek Tata Kelola Risiko dalam Reformasi Birokrasi dan Kinerja ASN Tahun 2025 - 2026

Info Bimtek Tata Kelola Risiko dalam Reformasi Birokrasi dan Kinerja ASN Tahun 2025 – 2026

Dengan Hormat

Tata Kelola Risiko dalam Reformasi Birokrasi dan Kinerja ASN berperan penting dalam memastikan pelaksanaan reformasi birokrasi berjalan efektif, transparan, dan berkelanjutan. Penerapan manajemen risiko membantu pemerintah daerah mengidentifikasi potensi hambatan terhadap pencapaian sasaran reformasi, seperti resistensi perubahan, rendahnya kompetensi ASN, atau lemahnya sistem pengawasan. Melalui tata kelola risiko yang baik, organisasi dapat mengelola ketidakpastian, memperkuat integritas, serta meningkatkan kinerja aparatur secara keseluruhan. Pendekatan ini juga mendorong budaya kerja adaptif dan akuntabel dalam menghadapi dinamika kebijakan serta tuntutan pelayanan publik. Dengan mengintegrasikan manajemen risiko ke dalam proses reformasi birokrasi dan manajemen kinerja, pemerintah daerah dapat menciptakan birokrasi yang profesional, responsif, serta berorientasi pada hasil dan kepuasan masyarakat.

Tujuan Bimtek Tata Kelola Risiko dalam Reformasi Birokrasi dan Kinerja ASN Tahun 2025 – 2026:

  1. Meningkatkan pemahaman ASN tentang pentingnya tata kelola risiko dalam mendukung pelaksanaan reformasi birokrasi.

  2. Mengidentifikasi risiko yang dapat menghambat peningkatan kinerja dan efektivitas reformasi birokrasi.

  3. Mengembangkan strategi mitigasi untuk menjaga konsistensi dan keberlanjutan program reformasi birokrasi.

  4. Mengintegrasikan manajemen risiko dengan sistem penilaian kinerja ASN dan pengendalian intern.

  5. Mendorong budaya kerja yang adaptif, profesional, dan berorientasi pada hasil di lingkungan pemerintahan daerah.

Materi Bimtek Tata Kelola Risiko dalam Reformasi Birokrasi dan Kinerja ASN Tahun 2025 – 2026:

  1. Konsep tata kelola risiko dalam konteks reformasi birokrasi.

  2. Identifikasi dan klasifikasi risiko pada implementasi reformasi birokrasi dan kinerja ASN.

  3. Strategi mitigasi risiko terhadap hambatan birokrasi dan kinerja individu.

  4. Integrasi manajemen risiko dengan sistem penilaian dan pengembangan kinerja ASN.

  5. Peran pimpinan dalam pengawasan dan pengendalian risiko birokrasi.

  6. Studi kasus penerapan tata kelola risiko dalam peningkatan kinerja ASN di pemerintah daerah.

NARASUMBER BIMTEK TRAINING

Narasumber Kami Berpengalaman Sescara Teori Dan Praktek  Selama 35+ Tahun Tersertifikasi Nasional Dan Internasional Dan Tersebar Di Seluruh Indonesia

LOKASI PELAKSANAAN 77 KOTA DI INDONESIA

  1. Yogyakarta ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  2. Jakarta ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  3. Bandung ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  4. Bali ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  5. Surabaya ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  6. Malang ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  7. Samarinda ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  8. Balikpapan
  9. Makassar
  10. Batam
  11. Semarang
  12. Manado
  13. Jayapura
  14. Sorong
  15. Medan
  16. Dst

 Catatan : Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan Dan Kota Pelaksanaan

Benefit Apa Saja yang Didapatkan Peserta

  • FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)
  • FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan (By Request)
  • Module / Handout
  • FREE Flashdisk
  • Sertifikat
  • FREE Bag or backpack (Tas Training) Dan Jaket
  • Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  • 2x Coffee Break & 1 Lunch, Dinner
  • FREE Souvenir Exclusive

INFORMASI PENDAFTARAN DAPAT MENGHUBUNGI ADMIN KAMI

Andi Muslimin : 0813 3009 9229 

author-avatar

Tentang SAINSTARA

SAINSTARA adalah sebuah perusahaan swasta yang bersifat independen dan profesional yang bergerak di bidang jasa konsultasi, pendidikan, dan pelatihan. Memberikan peningkatan standar baru persaingan SDM. Dalam kondisi ini, setiap perusahaan menginginkan untuk bisa bertahan dan berkembang serta harus bisa meningkatkan daya saing.