Kelas Bimtek Aset Daerah (BMD)

Info Bimtek Pengelolaan dan Penilaian Aset Idle (Tidak Produktif) Tahun 2026 – 2027

Info Bimtek Pengelolaan dan Penilaian Aset Idle (Tidak Produktif) Tahun 2026 - 2027

Info Bimtek Pengelolaan dan Penilaian Aset Idle (Tidak Produktif) Tahun 2026 – 2027

Dengan Hormat

Pengelolaan dan penilaian aset idle merupakan upaya strategis dalam meningkatkan efektivitas pemanfaatan aset milik pemerintah maupun perusahaan yang belum digunakan secara optimal. Aset idle adalah aset yang tidak dimanfaatkan, kurang produktif, atau tidak memberikan nilai tambah dalam jangka waktu tertentu. Melalui proses pengelolaan yang tepat, aset tersebut dapat diidentifikasi, diinventarisasi, serta dianalisis potensi pemanfaatannya agar mampu mendukung kegiatan operasional maupun meningkatkan pendapatan. Penilaian aset idle dilakukan untuk mengetahui nilai wajar aset berdasarkan kondisi fisik, lokasi, umur ekonomis, dan potensi penggunaan di masa mendatang.

Hasil penilaian menjadi dasar dalam pengambilan keputusan seperti pemanfaatan kembali, kerja sama, pemindahtanganan, atau penghapusan aset. Selain meningkatkan efisiensi dan transparansi pengelolaan aset, kegiatan ini juga membantu mengurangi biaya pemeliharaan yang tidak produktif. Dengan pengelolaan dan penilaian yang baik, aset idle dapat dioptimalkan sehingga memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan administratif secara maksimal bagi organisasi maupun masyarakat.

Tujuan Bimtek Pengelolaan dan Penilaian Aset Idle (Tidak Produktif) Tahun 2026 – 2027

  1. Mengidentifikasi aset idle yang belum dimanfaatkan secara optimal.
  2. Menentukan nilai wajar aset idle sebagai dasar pengambilan keputusan.
  3. Meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan aset.
  4. Mengoptimalkan pemanfaatan aset agar memberikan nilai tambah ekonomi dan administratif.
  5. Mendukung transparansi serta akuntabilitas pengelolaan aset organisasi atau pemerintah.
  6. Mengurangi biaya pemeliharaan aset yang tidak produktif.
  7. Menjadi dasar perencanaan pemanfaatan, kerja sama, pemindahtanganan, atau penghapusan aset.

Materi Bimtek Pengelolaan dan Penilaian Aset Idle (Tidak Produktif) Tahun 2026 – 2027

  1. Pengertian dan karakteristik aset idle.
  2. Dasar hukum dan kebijakan pengelolaan aset.
  3. Identifikasi dan inventarisasi aset idle.
  4. Analisis kondisi fisik dan legalitas aset.
  5. Metode penilaian aset idle.
  6. Strategi optimalisasi dan pemanfaatan aset.
  7. Prosedur pemindahtanganan dan penghapusan aset.
  8. Penyusunan laporan pengelolaan dan penilaian aset.
  9. Studi kasus pengelolaan aset idle pada instansi pemerintah atau perusahaan.

NARASUMBER BIMTEK TRAINING

Narasumber Kami Berpengalaman Sescara Teori Dan Praktek  Selama 35+ Tahun Tersertifikasi Nasional Dan Internasional Dan Tersebar Di Seluruh Indonesia

LOKASI PELAKSANAAN 77 KOTA DI INDONESIA

  1. Yogyakarta ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  2. Jakarta ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  3. Bandung ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  4. Bali ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  5. Surabaya ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  6. Malang ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  7. Samarinda ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  8. Balikpapan
  9. Makassar
  10. Batam
  11. Semarang
  12. Manado
  13. Jayapura
  14. Sorong
  15. Medan
  16. Dst

 Catatan : Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan Dan Kota Pelaksanaan

Benefit Apa Saja yang Didapatkan Peserta

  • FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)
  • FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan (By Request)
  • Module / Handout
  • FREE Flashdisk
  • Sertifikat
  • FREE Bag or backpack (Tas Training) Dan Jaket
  • Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  • 2x Coffee Break & 1 Lunch, Dinner
  • FREE Souvenir Exclusive

INFORMASI PENDAFTARAN DAPAT MENGHUBUNGI ADMIN KAMI

  • Andi Muslimin : 0813 3009 9229 

 

author-avatar

Tentang SAINSTARA

SAINSTARA adalah sebuah perusahaan swasta yang bersifat independen dan profesional yang bergerak di bidang jasa konsultasi, pendidikan, dan pelatihan. Memberikan peningkatan standar baru persaingan SDM. Dalam kondisi ini, setiap perusahaan menginginkan untuk bisa bertahan dan berkembang serta harus bisa meningkatkan daya saing.