Kelas Bimtek Pemetaan GIS

Info Bimtek GIS untuk Program Air Bersih dan Sanitasi Kesehatan Tahun 2025 – 2026

Info Bimtek GIS untuk Program Air Bersih dan Sanitasi Kesehatan Tahun 2025 - 2026

Info Bimtek GIS untuk Program Air Bersih dan Sanitasi Kesehatan Tahun 2025 – 2026

Dengan Hormat

GIS untuk program air bersih dan sanitasi kesehatan berperan penting dalam mendukung upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui pengelolaan sumber daya secara spasial. Dengan teknologi Sistem Informasi Geografis, distribusi sumber air bersih, jaringan pipa, fasilitas sanitasi, serta kondisi lingkungan dapat dipetakan secara detail. Analisis spasial ini membantu mengidentifikasi wilayah dengan akses rendah terhadap air bersih maupun sanitasi layak, sekaligus memetakan potensi risiko kesehatan akibat sanitasi buruk, seperti diare, penyakit kulit, dan infeksi saluran pencernaan.

Pemetaan berbasis GIS juga mendukung perencanaan pembangunan infrastruktur air bersih dan sanitasi secara tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat. Selain itu, GIS dapat digunakan untuk monitoring kualitas air dan efektivitas program sanitasi dari waktu ke waktu. Dengan pendekatan berbasis data spasial, program air bersih dan sanitasi kesehatan dapat dilaksanakan lebih efisien, adil, dan berkelanjutan, sehingga berdampak langsung pada peningkatan kesehatan dan kualitas hidup masyarakat.

Tujuan Bimtek GIS untuk Program Air Bersih dan Sanitasi Kesehatan Tahun 2025 – 2026:

  1. Memahami pemanfaatan GIS dalam perencanaan dan pengelolaan program air bersih dan sanitasi.

  2. Mengidentifikasi wilayah dengan akses rendah terhadap air bersih dan sanitasi layak.

  3. Menganalisis hubungan antara kondisi sanitasi dan risiko kesehatan masyarakat.

  4. Mendukung perencanaan pembangunan infrastruktur air bersih dan sanitasi yang tepat sasaran.

  5. Menyediakan alat monitoring dan evaluasi kualitas air serta efektivitas program sanitasi.

Materi Bimtek GIS untuk Program Air Bersih dan Sanitasi Kesehatan Tahun 2025 – 2026:

  1. Pengantar GIS dalam program kesehatan lingkungan.

  2. Data spasial terkait sumber air, jaringan distribusi, fasilitas sanitasi, dan kondisi lingkungan.

  3. Teknik pemetaan akses air bersih dan sanitasi menggunakan GIS.

  4. Analisis spasial risiko kesehatan akibat sanitasi buruk (diare, penyakit kulit, infeksi pencernaan).

  5. Pemetaan kebutuhan infrastruktur air bersih dan sanitasi.

  6. Studi kasus penerapan GIS dalam program sanitasi dan air bersih.

  7. Integrasi GIS dengan sistem monitoring kesehatan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.

NARASUMBER BIMTEK TRAINING

Narasumber Kami Berpengalaman Sescara Teori Dan Praktek  Selama 35+ Tahun Tersertifikasi Nasional Dan Internasional Dan Tersebar Di Seluruh Indonesia

LOKASI PELAKSANAAN 77 KOTA DI INDONESIA

  1. Yogyakarta ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  2. Jakarta ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  3. Bandung ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  4. Bali ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  5. Surabaya ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  6. Malang ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  7. Samarinda ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  8. Balikpapan
  9. Makassar
  10. Batam
  11. Semarang
  12. Manado
  13. Jayapura
  14. Sorong
  15. Medan
  16. Dst

 Catatan : Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan Dan Kota Pelaksanaan

Benefit Apa Saja yang Didapatkan Peserta

  • FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)
  • FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan (By Request)
  • Module / Handout
  • FREE Flashdisk
  • Sertifikat
  • FREE Bag or backpack (Tas Training) Dan Jaket
  • Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  • 2x Coffee Break & 1 Lunch, Dinner
  • FREE Souvenir Exclusive

INFORMASI PENDAFTARAN DAPAT MENGHUBUNGI ADMIN KAMI

Andi Muslimin : 0813 3009 9229 

author-avatar

Tentang SAINSTARA

SAINSTARA adalah sebuah perusahaan swasta yang bersifat independen dan profesional yang bergerak di bidang jasa konsultasi, pendidikan, dan pelatihan. Memberikan peningkatan standar baru persaingan SDM. Dalam kondisi ini, setiap perusahaan menginginkan untuk bisa bertahan dan berkembang serta harus bisa meningkatkan daya saing.