Kelas Bimtek Pemetaan GIS

Info Bimtek Analisis Persebaran Kecelakaan Lalu Lintas dan Penanganan Medis Tahun 2025 – 2026

Info Bimtek Analisis Persebaran Kecelakaan Lalu Lintas dan Penanganan Medis Tahun 2025 - 2026

Info Bimtek Analisis Persebaran Kecelakaan Lalu Lintas dan Penanganan Medis Tahun 2025 – 2026

Dengan Hormat

Analisis persebaran kecelakaan lalu lintas dan penanganan medis merupakan langkah penting dalam meningkatkan keselamatan jalan serta efektivitas layanan darurat. Dengan memanfaatkan data spasial dan non-spasial, pola kejadian kecelakaan dapat dipetakan untuk mengidentifikasi titik rawan (black spot) dan wilayah dengan frekuensi kejadian tinggi. Analisis ini memungkinkan pemahaman lebih mendalam terhadap faktor risiko seperti kepadatan lalu lintas, kondisi jalan, perilaku pengendara, hingga faktor lingkungan. Selain itu, informasi spasial juga dapat digunakan untuk memetakan distribusi fasilitas medis, rumah sakit, serta waktu tanggap darurat (response time) dalam penanganan korban kecelakaan.

Dengan integrasi data tersebut, pemerintah daerah dan instansi terkait dapat merumuskan strategi pencegahan, perbaikan infrastruktur, serta penguatan layanan kesehatan darurat yang lebih tepat sasaran. Analisis spasial kecelakaan lalu lintas bukan hanya mendukung pengurangan angka kecelakaan, tetapi juga mempercepat penanganan medis sehingga mampu menekan angka fatalitas dan meningkatkan keselamatan masyarakat.

Tujuan Bimtek Analisis Persebaran Kecelakaan Lalu Lintas dan Penanganan Medis Tahun 2025 – 2026:

  1. Memahami konsep analisis spasial dalam pemetaan kecelakaan lalu lintas.

  2. Mengidentifikasi titik rawan kecelakaan (black spot) berdasarkan data spasial dan non-spasial.

  3. Menganalisis faktor penyebab kecelakaan terkait kondisi jalan, lalu lintas, dan lingkungan.

  4. Memetakan distribusi fasilitas medis serta mengukur efektivitas penanganan darurat.

  5. Mendukung pengambilan keputusan dalam strategi pencegahan dan peningkatan keselamatan lalu lintas.

Materi Bimtek Analisis Persebaran Kecelakaan Lalu Lintas dan Penanganan Medis Tahun 2025 – 2026:

  1. Pengantar analisis spasial dalam transportasi dan keselamatan jalan.

  2. Data kecelakaan lalu lintas: sumber, jenis, dan pengolahan.

  3. Teknik pemetaan titik rawan kecelakaan menggunakan GIS.

  4. Analisis faktor risiko kecelakaan: kepadatan kendaraan, kondisi jalan, perilaku pengendara.

  5. Pemetaan distribusi rumah sakit, klinik, dan fasilitas medis darurat.

  6. Analisis waktu tanggap darurat (response time) penanganan kecelakaan.

  7. Studi kasus pemanfaatan GIS untuk keselamatan lalu lintas dan layanan medis.

NARASUMBER BIMTEK TRAINING

Narasumber Kami Berpengalaman Sescara Teori Dan Praktek  Selama 35+ Tahun Tersertifikasi Nasional Dan Internasional Dan Tersebar Di Seluruh Indonesia

LOKASI PELAKSANAAN 77 KOTA DI INDONESIA

  1. Yogyakarta ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  2. Jakarta ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  3. Bandung ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  4. Bali ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  5. Surabaya ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  6. Malang ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  7. Samarinda ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  8. Balikpapan
  9. Makassar
  10. Batam
  11. Semarang
  12. Manado
  13. Jayapura
  14. Sorong
  15. Medan
  16. Dst

 Catatan : Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan Dan Kota Pelaksanaan

Benefit Apa Saja yang Didapatkan Peserta

  • FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)
  • FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan (By Request)
  • Module / Handout
  • FREE Flashdisk
  • Sertifikat
  • FREE Bag or backpack (Tas Training) Dan Jaket
  • Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  • 2x Coffee Break & 1 Lunch, Dinner
  • FREE Souvenir Exclusive

INFORMASI PENDAFTARAN DAPAT MENGHUBUNGI ADMIN KAMI

Andi Muslimin : 0813 3009 9229 

author-avatar

Tentang SAINSTARA

SAINSTARA adalah sebuah perusahaan swasta yang bersifat independen dan profesional yang bergerak di bidang jasa konsultasi, pendidikan, dan pelatihan. Memberikan peningkatan standar baru persaingan SDM. Dalam kondisi ini, setiap perusahaan menginginkan untuk bisa bertahan dan berkembang serta harus bisa meningkatkan daya saing.